Pages

Sunday, November 27, 2005

Berita Kekerasan cepat berlalu dari Memori Otak


Setiap Pagi, siang bahkan malam, ketika kita menyetel Televisi Lokal, kita pasti menemukan beragam acara yang dapat menarik perhatian kita, seperti acara-acara kekerasan, berita kematian, pembunuhan, perampokan dsb yang kerap di nikmati sebagai acara hiburan…

Bukan hanya melalui televisi kita mendapatkan berita kekerasan, dewasa ini banyak media yang menyediakan berita kekerasan dengan tujuan agar kita waspada dan mempelajari dari pengalaman terhadap hal tersebut…

Namun demikian, tidak sedikit orang merasa terganggu oleh berita kekerasan yang dapat menganggu ketenangan seseorang, dampak yang terjadi kerap membuat seseorang menjadi ketakutan dan trauma untuk keluar rumah atau beraktifitas.

Berapa jumlah pengaruh berita kekerasan terhadap aktivitas seseorang ? saya tidak membahas penelitian tersebut.

Yang ingin saya sampaikan bahwa ternyata berita kekerasan tidak mampu menyimpan lama di memori jangka panjang kita daripada berita suka cita…

Acara-acara tivi yang cukup menarik bagi pemirsa, seperti acara gossip artis, sinetron dramatis, telenovela bahkan lebih mampu di simpan cukup lama di ingatan kita…

Tentunya acara-acara/berita kebahagiaan lebih berarti dan banyak memberi manfaat kepada kita daripada berita kekerasan, kita bisa belajar bagaimana memperlakukan seseorang dengan baik dan benar secara lembut tanpa kekerasan..

Berita kekerasan akan cepat berlalu dari memori kerja/otak/ingatan kita karena hal tersebut yang sebenarnya ingin kita jauhi.

No comments: