
Mungkin sebagian orang akan kontra atau justru sebaliknya pro terhadap pengertian dari judul yang ada di atas..
Ada yang mengatakan kita tidak perlu menjadi orang yang berguna untuk orang lain, sukses pada diri sendirlah yang paling utama, namun pendapat tersebut tidaklah mutlak, sebagian orang masih menyetujui keberadaannya membawa kegunaan untuk orang lain lebih berarti daripada sekedar kesuksesan.
Pendapat tersebut cukup relatif, menurut berbagai pendapat ahli, orang yang sukses belum tentu berguna untuk orang lain tetapi orang yang berguna sudah pasti sukses.
Pendapat ini di dukung penuh oleh seorang raja ilmuwan dunia yang namanya masih abadi sampai sekarang, Dia adalah :
Albert Einstein (1879-1955)
Einstein mengatakan : Jangan mencoba menjadi orang yang sukses, lebih baik mencoba menjadi orang yang berguna, Nilai seseorang manusia akan terlihat pada apa yang dia berikan dan tidak pada apa yang dia terima.
Nah, Sejauh manakah anda mengetahui seorang Einstein ??
Einstein adalah seorang ilmuwan pada abad 20, Einstein berhasil mengemparkan dunia dengan teori energinya, E = mc kuardrat, Einstein terkenal sebagai ahli fisika, teori relativitasnya, teori kecepatan, gelombang, benda gerak, kecepatan cahaya, kecepatan waktu, dia juga menemukan teori bom atom.
Selain menjadi seorang fisikawan, Einstein si jenius juga menjadi seorang filsuf yang menelaah asal mula, sebab akibat serta hakikat kebenaran manusia, sehingga tidak sedikit karya ilmiah Einstein menjadi panutan dan popular hingga kini.
Selama hidupnya Einstein menganut aliran atheis, Einstein hanya mengungkapkan kebenaran hidup manusia, Beberapa kerangka pemikiran Einstein dapat dilihat berikut ini :
Einstein menjelaskan bahwa manusia senantiasa sadar terhadap segala gerak-gerik dan tingkah lakuknya. Penuturan Einstein :
Kita adalah bagian dari gelombang yang sama. Seseorang harus sadar terhadap, keadaan tubuhnya, perasaan-perasaannya, keadaan pikirannya, dan keadaan berbagai objek mental, segala sesuatu terbuat dari gelombang dan kita hidup di dalam dunia gelombang (Albert Einstein)
Einstein menjelaskan bahwa kebenaran itu harus di uji, di buktikan dan di teliti sendiri. Penuturan Einstein :
Kebenaran adalah apa yang tahan mtenghadapi ujian pengalaman (Albert Einstein)
Einstein menjunjung tinggi kebebasan, kebebasan yang di miliki tanpa adanya batasan-batasan atau bendawi yang di buat manusia itu sendiri, pada dasarnya manusia itu bebas.
Manusia dapat mencapai kehidupan yang pantas dan harmonis hanya jika mereka mampu membersihkan diri, di dalam batas-batas kodrat manusia, dari upaya keras untuk memenuhi keinginan-keinginan bendawi (Albert Einstien)
Nilai sejati seorang manusia ditentukan pertama-tama oleh tindakan dan pengertian yang di dalamnya ia telah mencapai pembebasan dari dirinya sendiri (Albert Enstein)
Seorang manusia mengalami diri, pemikiran-pemikiran dan perasaan-perasaannya sendiri sebagai sesuatu yang terpisah dari manusia lainnya, sejenis ilusi potik kesadarannya. Khayalan ini adalah sejenis penjara bagi kita, membatasi kita pada hasrat-hasrat pribadi dan pada kasih sayang kepada segelintir orang yang paling dekat dengan kita. Tugas kitalah untuk membebaskan diri dari penjara ini dengan memperluas lingkaran pengertian dan belas kasih kita sehingga meliputi segenap mahluk hidup dan seantero alam di dalam kehidupannya (Albert Einstein)
Masih banyak sekali teori-teori manusia yang diungkapkan oleh Einstein, seperti
Kegagalan dan kehilangan adalah para pendidik dan pemurni yang baik (Albert Einstein)
dsb…
Sesaat sebelum Einstein meninggal, Einstein mengatakan pada kita semua bahwa :
Ilmu pengetahuan tanpa agama itu pincang. Agama tanpa ilmu pengetahuan itu buta (Albert Einstein )
No comments:
Post a Comment