
Mungkin judul di atas cukup subjektif apabila di jawab oleh masing-masing individu, masing-masing orang mempunyai hak untuk mendapatkan kebahagiaan, tidak peduli kebahagiaan apa yang ia miliki, ia mempunyai keyakinan tersendiri dengan kebahagiaannya, ia juga mempunyai arti kebahagian yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya.
Apabila saya mempunyai mobil mewah, maka itulah kebahagiaanku
Apabila saya mempunyai teman hidup yang bijaksana, itulah akar kebahagiaanku
Apabila saya bisa bertemu dengan idolaku, kebahagiaan mutlah saya dapatkan
Apabila saya berhasil menjadi sarjana professional, semua telah saya dapatkan.
Dsb.
Masing-masing orang berbeda dalam menyingkapi hal ini.
Namun, Dapatkan anda memberi satu jawaban atas judul di atas yang bersifat dan berbentuk objektif, dalam arti jawaban tersebut dapat di pergunakan bagi semua orang tidak terkecuali.
Pernah anda merasakan mempunyai uang yang banyak, tetapi anda tidak bahagia ? atau anda mempunyai pekerjaan yang cukup memuaskan, naming anda tidak bahagia ?
Yang lebih mendalam lagi, anda mempunyai keluarga yang sangat akur dan sejahtera, tapi anda tidak merasakan kebahagiaan di dalamnya ?
Pada dasarnya, manusia selalu mencari kebahagiaan, di mana ada kebahagiaan disitu manusia berpijak, manusia tidak cukup luhur untuk menerima penderitaan yang selalu hadir sebagai pedamping hidup, manusia secara lahiriah terus mencari jawaban dan selalu mencari jawaban atas kebahagiaan .
Teruslah berpikir mencari jawaban..
Akhirnya jika kita ingin memperoleh kebahagiaan maka harus membuat orang lain bahagia.
Bahagiakanlah semua orang maka anda akan merasa kebahagiaan yang tidak anda sadari secara langsung atau mungkin hanya sedikit, namun anda akan menerima konsekwensi yang ada dari semua orang, inilah suatu kebenaran, apabula kita baik pada alam, alam juga akan baik kepada kita.
Semoga Bahagia.
No comments:
Post a Comment