
Apa artinya pikiran ??
Kurang lebih 2500 tahun yang lalu, Di India, Hiduplah seorang raja yang sangat kejam dan juga sangat lembut hati. Ia membawa misi kedamaian untuk negaranya dengan menghentikan peperangan serta menyebarkan perdamaian ke seluruh dunia, Srilanka, Burma, Asia, Cina mencapai suria, mesir dan lain-lain.
Raja Dunia, Raja Asoka (berarti tanpa kesedihan)
Sejak kecil Asoka kurang mendapatkan kasih sayang dari keluarganya, setelah ia naik tahta, ia memimpin dan menyatukan India dengan kekuatan dan pertumpahan darah, kondisi India pada saat itu mengalami kekacauan dan krisis kepercayaan rakyat terhadap negara.
Perang demi perang di jalankan secara kejam, berjuta-juta manusia tewas, sebagian mengungsi ke luar negeri, yang menentang akan di jatuhkan hukuman pengal, Bagi Asoka, Kekuatan adalah hukum di dunia, benda yang indah dengan memerintah saja sudah dapat, kebenaran berpihak pada yang kuat !
Semakin hari musuh semakin banyak, hidup Asoka tidak tenang, mimpi buruk sering menghinggapinya sehingga membuat susah tidur, untuk menghindari mimpi buruk, ia semakin gencar berperang, tetapi roh yang dibunuhnya selalu menganggu tidurnya, semakin banyak yang di bunuh, yang memberontak semakin banyak dan tetap tidak berkurang, Asoka mulai menyadari bahwa ia yang menang perang begitu menderita.
Kemudian Raja Asoka menyesal, Ia mengembangkan cinta kasih, ia mengubah prinsip menghukum tidak dapat membuat jera, dengan kekuatan tidak dapat mengendalikan keinginan manusia, hanya dengan kelembutan dan cinta kasih kekerasaan dapat di kalahkan..
Ia sadar…
Membunuh fisik seseorang tidak akan gunannya, pikiran tetap tidak akan mati.
Maka mulai saat itu, ia memutuskan untuk mengakhiri perang, mengamanatkan rakyatnya untuk tidak boleh saling membunuh atau tidak membunuh, setelah itu mimpi buruknya lenyap, hidup rakyat menjadi rukun dan tenteram, asoka yang dulu kejam menjadi baik, asoka mendapat sambutan dari rakyat yang merasakan kedamaian dari kebijaksanaannya, Asoka menerapkan kesetaraan antara raja dengan rakyat, tidak boleh menggunakan kekerasan untuk menekan orang lain.
Raja Asoka memiliki pandangan tidak membunuh dan satu pihak tidak melakukan peperangan, ini merupakan perlawanan terhadap kebencian, Sebagai raja yang berkuasa, ia juga tidak menjadikan negaranya sebagai negara agama, rakyat mempunyai kebebesan dalam memilih, Bagi ia, memperlakukan rakyat dengan baik, terdakwa tak perlu dihukum, tapi di beri bimbingan, setelah sadar, dilepaskan
Pada masa pemerintahan raja asoka, India berkembangan sangat pesat, keindahan, seni, bangunanan serta kebudayaan terpelihara dengan baik.
Asoka, seorang Raja Dunia, Pembawa kedamaian, dengan kekuatan pikiran mengubah dunia…..
Kekerasan tidak bisa dilawan dengan Kekerasan…
No comments:
Post a Comment