
Sungguh ekstreme kita memikirkan makna dari judul yang tertera di atas..
Mengapa kita harus mati, apakah kita tidak bisa menemukan obat untuk mengabadikan hidup ini, toh, bukan kehendak kita terlahir di dunia ini, mengapa kita harus menghadapi kematian, apalagi zaman sekarang begitu canggih, mungkinkah ada obat supaya tidak mati, nihil kali ya.. hukum alam tetaplah hukum alam..
Ada yang mati barulah ada yang lahir, jika tidak ada mati maka tidak ada yang lahir begitu juga sebaliknya..
Dunia yang fana, begitulah kita memaknainya…dunia yang tidak kekal..
Kita tidak tahu kapan kita lahir, kapan kita juga harus mati….
Hidup itu cukup tidak pasti, yang ada itu tidak ada, yang tidak ada itu ternyata ada, yang bisa itu tidak bisa, yang tidak bisa itu ternyata bisa..
Dengan ketidak pastiaan hidup ini, kita juga dapat menyadari ketidak pastiaan kematian, mungkin saja kita akan mati besok lusa.
Saya tidak membahas tentang kematian, kematian itu sudah lumrah, Bagi sebagian orang yang tidak bisa menghadapi usia tua dan kematian atau orang yang takut akan kematian dan menolak kematian serta menganggap dunia ini abadi, mereka akan menghadapi suatu ketakutan, kecemasan dan frustasi yang luar biasa..
Ini tugas kita memberikan pengarahan kepada mereka yang mengharapkan panjang umur tetapi takut akan usia tua dan kematian..
Bagi orang kaya yang sombong dan sangat melekat kepada benda duniawi serta kekayaan, sadarilah bahwa setiap orang akan menghadapi kematian tanpa terkecuali, kebendaan tidak di bawanya, agar mereka tidak menjadi congkak dan semua benda semoga dapat dihapuskan.
Ketakutan akan kematian tidak ada gunanya…
Hidup itu pasti Mati..
Tetapi bukanlah selalu memikirkan kematian, Menjadi orang yang berguna agar hidup ini tidak sia sia barulah tepat..
Namun, setiap manusia harus mempunyai kesiapan untuk mati, agar hidup ini jauh dari kemelekatan dan dapat berbahagia…
No comments:
Post a Comment