Pages

Sunday, December 25, 2005

Teman bicara yang baik


Semua manusia hidup memerlukan kebutuhan, apakah itu kebutuhan sandang, pangan atau papan, namun di lain pihak, manusia juga tidak bisa hidup tanpa berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain, manusia tidak hidup sendiri, manusia selalu hidup berdampingan maka manusia membutuhkan teman, inilah yang disebut sebagai mahluk social.

Bagaimana kita berhubungan dengan orang lain inilah yang menandakan bahwa fase/tahap perkembangan hidup kita, semakin banyak kita berhubungan dengan orang semakin berkembangan tahap kehidupan kita dan sebaliknya.

Sebuah cerita, pada zaman dahulu, seorang raja mengumpulkan 10 anak yang baru lahir untuk di karantina, semua kebutuhan mereka di penuhi termasuk sandang, pangan dan papan, namun sang raja ingin mengetahui apakah anak-anak tersebut berbicara menggunakan bahasa apa tanpa di ajarkan berbicara, sang raja ingin mengetahui apakah sorga menggunakan bahasa apa, anak-anakt tersebut hanya diberi makan dan di urusi masalah jasmani, namun tidak di ajarkan bagaimana berbicara, bagaimana berhubungan dengan orang lain, mereka di karantina dan akhirnya tidak cukup berusia 1 tahun, ke-10 anak meninggal dunia dengan sendirinya.

Belajar dari penelitian tersebut, manusia tidak mungkin hidup tanpa berbicara dan berhubungan dengan orang lain, pada dasarnya, manusia memerlukan pengetahuan dan pendidikan, mereka mempunyai rasa ingin tahu, mereka memerlukan asupan mental hingga dewasa, manusia terus menerus mencari pengetahuan.

Lalu bagaimana kita sebagai mahluk kodrati yang selalu hidup berdampingan dengan orang lain, bagaimana kita perlu berbicara dengan orang lain agar hidup ini dapat berjalan dengan baik, dan bagaimana kita mencari seorang teman bicara yang baik.

Jika kita mendapati sebuah masalah, dengan siapa kita berbicara, tentunya seorang teman, apakah itu teman hidup seperti suama istri, teman dalam berbisnis, teman dalam berkumpul ataupun teman berjasa yang menjaga sepanjang hidup kita seperti orang tua.

Menjadi seorang teman bicara yang baik tidaklah sulit, anda cukup memperhatikan beberapa hal , yaitu :

Jika ada seorang teman yang menceritakan masalahnya kepada anda, cobolah memulai dengan memberi simpati kepadanya, namun bijaksanalah, anda jangan mencoba-coba terlena/terbuai dengan masalahnya, bisa-bisa masalah tersebut tidak terselesaikan, berusahalah menempatkan dan merasakan posisi dia terhadap anda, berilah simpati dan empati kepadanya.

Lalu mencoba untuk memberi tanggapan anda kepadanya, Ingat, berusalah untuk tidak menyalahkan dan menghakimi siapapun, seorang teman bicara yang baik adalah seorang yang netral, ia hanya boleh memberi sugesti/saran kepada orang namun tidak menyalahkan orang tersebut, biarlah ia yang mengambil keputusan sendiri, kita juga boleh mempengaruhinya, tetapi semua keputusan ada di tangannya, jangan mencoba-coba memaksa ia untuk mengikuti pikiran anda, anda hanya cukup mengarahkan sesuai dengan kebijaksanaan anda.

Silahkan mencoba, Menjadi seorang teman bicara harusla bijaksana, harus bisa melihat masalah secara garis besar/menyeluruh maupun garis kecil/detail, tidak boleh memihak pada satu pandangan atau golongan.

No comments: