
Bagaimana jadinya manusia di dunia ini menjadi pemikir bebas, manusia mempunyai pikiran, tentunya ia dapat berpikir sesuai dengan kehendaknya, bagaimana caranya ia berpikir, bagaimana ia mempersepsi sesuatu bahkan ia menyelesaikan sesuatu semua menyangkut dengan pemikiran masing-masing individu.
Berpikir bebas berarti keluar dari pemikiran objektif ataupun subjektif, ia berada di luar jangkauan pemikiran tersebut atau berada di tengah-tengah, ia bebas dan tidak terikat pada satu subjek, objek, dsb.
Pada umumnya, manusia mempunyai pemikiran yang tertuju pada satu objek, apakah itu objek yang menyenangkan ataupun menyakitkan, semua tidak lebih dan tidak kurang karena manusia mempunyai persepsi, bagaimana memaknai sesuatu semua tergantung pada pengetahuan masing-masing orang, biasanya persepsi yang bersangkutan lebih bersifat subjektif daripada objektif, misalnya melihat seorang gadis cantik, cara mempersepsi atau mengartikan kecantikan itu berbeda, ada juga yang memberikan persepsi yang negatif, semua lebih bersifa subjek.
Namun, apa yang dilakukan oleh seorang pemikir yang bebas, dalam dunia ilmu pengetahuan, banyak sekali ahli-ahli yang mempunyai pemikiran yang bebas yang disebut pemikir bebas, mereka tidak tergantung pada satu objek maupun satu objek, bahkan mereka keluar dari diri sendiri dalam memberi penilain terhadap sesuatu. Mereka tidak melihat sesuatu secara garis besar dan juga mampu melihat secara garis kecil/detail. Mereka mempunyai pandangan dan prinsip namun tidak menghalangi mereka untuk berpikir secara bebas, mereka tidak melekat pada agama, suku, bangsa, negara, adat, budaya yang dapat membatasi pemikiran mereka, mereka praktis, rasionalistik, bergerak sesuai dengan arus yang mengalir.
Kebanyakan manusia mempunyai prinsip hidup, pedoman hidup yang harus di taati dan di jalani dengan ketat maupun keras, mereka tidak peduli terhadap alam dan lingkungan yang terus berubah, mereka mempunyai prinsip yang telah di tanamkan sejak dini, jika prinsip mereka tidak berjalan dengan baik dan berubah, maka bukankah ini akan menyebabkan ketidakpuasaan pada hidup bahkan keputusasaan, setidaknya membuat manusia menjadi tidak nyaman.
Kita boleh memiliki prinsip hidup, bahkan itu harus, untuk menguatkan kepribadian kita, namun apa jadinya jika kita terlalu berpatokan pada prinsip tersebut, pernahkah anda menyadari hal itu, lalu bagaimana jika kita memilih menjadi seorang pemikir bebas.
Seorang pemikir bebas tidak akan menyalahkan atau menghakimi segala sesuatu, semuanya berjalan seperti air, semua mempunyai hak atau kebebasan, semua memiliki arti tersendiri, pemikir bebas memiliki prinsip hidup tetapi ia mampu mengikuti segala perkembangan dan perubahan yang ada, ia bisa menafsirkan persoalan tanpa menyingung orang lain, ia juga mampu memperhatikan dirinya/egonya, ia besikap sangat netral.
Menjadi seorang pemikir bebas akan membuat anda menjadi seorang yang fleksifel, di senangi oleh semua orang, anda mampu menjadi konsultan yang baik, menjadi teman bicara yang efektif, menyelesaikan masalah tanpa cela yang besar.
Apakah anda ingin menjadi seorang pemikir bebas, tentunya anda harus menjadikan diri sebagai manusia yang haus akan pengetahuan, tau dan mengerti kebenaran dan luas akan pergaulan.
No comments:
Post a Comment