Pages

Tuesday, May 09, 2006

Kain yang kotor


Apa yang kamu lakukan jika menemukan pakaian atau kain yang kotor. Sangat simple sekali, kamu dapat mencuci dengan sabun kemudian menjadi bersih. Bagaimana dengan pikiran yang kotor, apakah kita dapat mencuci dengan sabun dan kemudian menjadi bersih dan suci.

Mungkin ini hanya sebuah perumpamaan, karena semua orang tahu bahwa pikiran hanya bisa dibersihkan dengan makanan batin, seperti pengetahuan, kesadaran dsb.

Namun, bukan ini yang ingin saya katakan. Saya mempunyai sebuah contoh, mengapa ada orang yang kaya, ada orang miskin, ada orang yang sombong, ada orang baik, dsb. Sebenarnya mereka itu sama atau tidak. apa persamaan dari orang-orang tersebut ? apakah hanya sama-sama manusia atau sama-sama mempunyai badan jasmani atau rohani ?

Sebuah contoh, seseorang yang hidup kaya raya dan sombong, memandang rendah orang lain. Ia menganggap dirinya yang paling hebat, yang paling bersih dan paling suci. Ia merasa melebihi di atas semua orang.

Namun, coba anda pikirkan apa dia benar-benar orang yang suci atu bersih dan bagaimana anda menyikapi orang yang seperti itu..

Saya akan menganjurkan anda satu pemecahan. Ambillah sebuah kain dan suruhlah ia melap/menyeka/memberishkan mukanya. Apa yang akan terjadi ? Bukankah penuh dengan debu dan kotoran.

Itulah kesamaan dari semua golongan manusia. Tidak perlu membanggakan diri..

Merasa bersih, suci dan hebat bukanlah dengan cara seperti itu, namun harus menyadari bahwa kita semua ini sama. Jangan merasa diri melebihi orang lain dan menghina atau meremehkan orang lain atau orang yang lebih lemah.

Bersihkan dan sucikan hati dan pikiran bukan hanya badan jasmani saja.

No comments: