Pages

Tuesday, January 24, 2006

Jangan mencampuri URUSAN orang lain


Hidup di dunia ini, kita tidak mungkin menghindari sebuah keberadaan dari sesuatu yang berada, sebagai contoh kita ini ada dan orang lain juga ada, maka keberadaan itu selalu ada selagi manusia ini masih ada di jagat raga ini.

Setiap ada keberadaan, selalu ada kehadiran, kontak, komunikasi dan segala peristiwa yang terjadi, kita hidup berdampingan berarti kita berhubungan dengan orang lain atau berurusan dengan orang lain, apakah urusan tersebut bersifat individu maupun kelompok. Kita harus mampu melihat segala situasi dan kondisi untuk menyikapi berbagai macam urusan yang ada.

Kita harus dapat membeda-bedakan yang mana merupakan urusan kita dan yang mana merupakan urusan orang lain serta yang mana merupakan urusan kita bersama, kita tidak dapat menyamakan semua urusan yang ada, sebagian sifat manusia mempunyai karakter untuk membantu menyelesaikan segala macam urusan, apakah itu merupakan urusan ia atau bukan, ia tak mampu melihat setiap ada masalah yang terjadi, mungkin ia berniat baik untuk membantu orang, namun apa yang terjadi apabila ia berusaha untuk mencampuri urusan orang lain, kecuali orang yang bersangkutan memohon untuk diberi bantuan, dan mungkin saja ada orang yang berniat menghancurkan orang lain dengan mencampuri urusan orang lain.

Sebagai orang yang bijaksana, janganlah mencoba-coba untuk mengurusi urusan orang lain, yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan kita atau semua pihak, ini akan berakibat fatal bagi sebuah hubungan, walaupun anda merasa tidak nyaman dan tidak rela terhadap sebuah urusan yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan anda.
Tidak sekalipun urusan teman baik anda dengan kekasihnya atau urusan mereka yang lainnya, apalagi hubungan anda dengan seseorang yang baru anda kenal, anda mencoba untuk mencampuri urusannya, anda akan menerima akibat yang tidak menyenangkan tanpa anda sadari.

Urusilah diri anda sendiri sebaik-baiknya, janganlah mencampuri urusan orang lain yang bukan merupakan urusanmu, kecuali anda dimintai bantuan.

No comments: